Suatu Ahad Siang di Poncot | The Cindaga

Jembatan Cindaga Barusan sewaktu dhuhur terdengar azan dari arah barat daya ini berarti distrik Kemitan atau Poncot area. Akhirnya, niatku berubah, semula ingin ke masjid depan Pasar Rawalo seperti biasa, menjadi ke arah kemitan poncot dengan adanya seruan nan mendayu itu. Dalam hati merasa takjub, ternyata masih ada juga ya, masjid di desaku yang mengumandangkan adzan dhuhur?
Singkat cerita sampailah saya di masjid At-takwa Poncot. Di pelataran masjid ada sebuah motor sport GL pro, sebuah motor bebek, dan 2 atau 3 buah sepeda. Subhanallah, ajib.. karena didahului disambut dengan salam, saya jadi merandek, terbata-saya menjawab sapaan seorang bapak separuh baya. "Mahmud, Purwokerto", lanjutnya ketika menyalami tanganku.
Di dalam masjid ada seorang pemuda yang tidak kuketahui namanya, dua orang anak kecil memakai baju koko dan seorang pria berumur 40 tahunan, dan dua orang pria separuh baya, yakni pak Mahmud, Pak Abdullatif. Tiga pria dewasa ini adalah tamu, dua orang anak kecil itu adalah tuan rumah dan seseorang .

Menjelang shalat, karena menunggu imam yang tak kunjung datang, salah seorang dari pria dewasa itu bercerita: manusia itu seperti air, air ditaruh di mangkuk ia menjadi bulat. ditaruh di gelas air menjadi silinder, ditaruh di wadah kotak, air menjadi kotak. Begitu pula manusia, di lingkungan penjudi ia menjadi penjudi, di lingkungan santri, menjadi santri, di lingkungan yang baik umumnya menjadi baik. Tentu saja ada pengecualianya, sebagaimana  air yang mengeras [es] juga enggan mengikuti bentuk wadahnya. ada juga manusia yang hatinya keras. Tetapi itu tidak begitu penting, yang penting ialah, dimana kita memilih lingkungan kita

birds of feather flock together, right?

Walau menurutku tidak begitu berkesan, tetapi cukup menyenangkan juga. anak kecil yang mendengarkan tertawa riang karena memang dibawakan dengan kisah lucu, orang itu juga membawakan bebarapa kisah hikmah yang lucu lainnya yang pendek.

Diposting oleh Admin — Kamis, 29 Maret 2012

Belum ada komentar untuk "Suatu Ahad Siang di Poncot | The Cindaga"

Tambahkan komentar anda :